Bekasi, nasionalreview – Semangat efisiensi energi dan gaya hidup sehat kini telah menjalar dari puncak kepemimpinan Kota Bekasi hingga ke tingkat kelurahan.
Pada Jumat (10/4/2026), suasana pagi di seluruh instansi pemerintah kota tampak berbeda. Tidak ada deru mesin kendaraan dinas yang mendominasi, melainkan denting rantai sepeda dan wajah-wajah segar para aparatur.
Gerakan “Sehari Tanpa BBM” yang digaungkan pemerintah pusat berhasil disinkronisasi secara apik oleh Pemkot Bekasi, dengan Wali Kota Tri Adhianto memberikan contoh langsung dengan mengayuh sepeda dari rumahnya menuju kantor untuk memantau pelaksanaan Work From Home (WFH) yang kini digeser ke hari Jumat.
Gelombang hijau ini tidak berhenti di lingkup wali kota. Di tingkat Kelurahan Jatimurni, Kecamatan Pondok melati Lurah Moch Adhie turut serta dalam aksi nyata tersebut. Bersama staf dan aparatur kelurahan, Moch Adhie meninggalkan kenyamanan mobil dinas dan memilih mengayuh sepeda, membuktikan bahwa kebijakan ramah lingkungan ini dijalankan secara merata dari atas hingga ke akar rumput.
Partisipasi Lurah Moch Adhie menjadi simbol penting bahwa program “Sehari Tanpa BBM” bukan sekadar instruksi formalitas, melainkan gerakan kolektif yang menyentuh setiap lini pelayanan publik.
Di halaman Kantor Lurah Jatimurni, parkiran motor dan mobil tampak berkurang drastis, digantikan oleh barisan sepeda para pegawai.
Aksi ini dikirimkan sebagai pesan kuat kepada warga Jatimurni bahwa menjaga lingkungan dan menghemat energi adalah tanggung jawab bersama, dimulai dari para pelayan masyarakat yang mereka lihat setiap hari.
“Kami ingin menunjukkan bahwa birokrasi bisa tetap gesit, sehat, dan peduli bumi,” ujar Moch Adhie di sela kedatangannya.
Sinergi antara kebijakan WFH hari Jumat dan gerakan bersepeda ini ternyata membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah.
Wali Kota Tri Adhianto mengungkapkan bahwa kombinasi pengaturan jam operasional, pembatasan penggunaan listrik, dan efisiensi transportasi telah menghasilkan penghematan anggaran mencapai Rp100 hingga Rp120 juta per bulan.
Angka fantastis ini menjadi bukti konkret bahwa langkah kecil seperti bersepeda dan konsisten bersama sama. (Egi)






