Bekasi, nasionalreview — Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, bersama Wakil Wali Kota Bekasi, Harris Bobihoe, menerima kunjungan Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, di Kantor Pemerintah Kota Bekasi pada Jumat (10/4/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda peninjauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan Work From Home (WFH) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.
Dalam pertemuan tersebut, Bima Arya secara langsung meminta penjelasan menyeluruh terkait implementasi kebijakan WFH, mulai dari mekanisme kerja aparatur sipil negara, pengaturan layanan publik, hingga dampak yang dirasakan sejak kebijakan itu diberlakukan.
Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan kebijakan berjalan efektif dan tetap selaras dengan kebutuhan pelayanan masyarakat.
Menanggapi hal itu, Tri Adhianto menjelaskan bahwa kebijakan WFH merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat dalam rangka efisiensi energi.
Ia menegaskan bahwa meskipun sebagian pegawai bekerja dari rumah, kualitas pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama dan dijaga agar tidak mengalami penurunan.
Menurutnya, Pemerintah Kota Bekasi telah menerapkan pengaturan khusus pada sektor-sektor vital agar layanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal. Selain itu, evaluasi dilakukan secara berkala untuk memastikan kebijakan tersebut berjalan seimbang antara efisiensi anggaran dan efektivitas kinerja aparatur.
Tri juga memaparkan hasil evaluasi sementara, salah satunya terkait kebijakan pembatasan lembur yang dinilai cukup berhasil menekan pengeluaran. Dari kebijakan tersebut, pemerintah daerah mampu menghemat anggaran sekitar Rp100 hingga Rp120 juta per bulan, tanpa mengurangi kualitas kinerja pegawai.
Sementara itu, Bima Arya mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Bekasi yang dinilai mampu mengimplementasikan kebijakan WFH secara adaptif dan tetap berorientasi pada pelayanan publik.
Ia menekankan pentingnya inovasi serta penyesuaian kebijakan di tingkat daerah agar tetap relevan dengan kondisi lapangan, sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah ke depan. (Egi)






