Hujan Deras dan Angin Kencang “Tumbangkan” Reklame di Jalan Alternatif Cibubur, Babinsa dan Pol PP Gerak Cepat Amankan Lokasi

Megapolitan, News18 Dilihat

Bekasi, Nasionalreview – Hujan deras yang disertai angin kencang melanda kawasan Jakarta Timur pada Minggu (12/4) sore, menimbulkan insiden robohnya sebuah papan reklame di Jalan Alternatif Cibubur, tepatnya di depan Jetrum Plaza. Kejadian ini sontak memacetkan arus lalu lintas sejenak dan memicu kekhawatiran warga akan potensi korban jiwa.

Berdasarkan pantauan di lokasi, cuaca ekstrem yang terjadi tiba-tiba membuat struktur reklame tidak mampu menahan hembusan angin kencang. Papan iklan berukuran besar tersebut akhirnya rubuh dan menutupi sebagian badan jalan, membahayakan pengendara yang melintas.

Menyikapi situasi genting tersebut, Babinsa Kelurahan Jatikarya, Serka Sunarto, bersama jajaran Polisi Pamong Praja (Pol PP) Suranto dan waat, Kecamatan Jatisampurna langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Kedatangan mereka disambut lega oleh warga sekitar.

“Begitu mendapat laporan, kami langsung meluncur ke sini bersama rekan-rekan Pol PP. Prioritas utama kami adalah mengamankan area agar tidak ada kendaraan atau pejalan kaki yang mendekati puing reklame sebelum alat berat datang,” ujar Serka Sunarto di tengah suasana hujan yang masih gerimis.

Kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah setempat terlihat solid. Mereka segera memasang garis polisi dan mengatur pengalihan arus lalu lintas untuk menghindari kemacetan total serta kecelakaan susulan. Warga juga dihimbau untuk tetap tenang dan menjauhi area kejadian hingga proses evakuasi reklame selesai dilakukan.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi pengelola reklame dan pihak terkait untuk lebih rutin melakukan pemeriksaan keamanan struktur, terutama menjelang musim pancaroba di mana cuaca ekstrem sering terjadi. Hingga berita ini diturunkan, proses pembersihan jalur jalan masih terus berlangsung dengan pengawasan ketat dari aparat setempat.

Warga diimbau untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca mendadak dan melaporkan segera jika menemukan potensi bahaya serupa di lingkungan masing-masing. (Egi)