Air Mata Syukur di Jatirangga: Saat Atap Bocor Berganti Senyum, Danpusterad Tutup TMMD 128 Bekasi”

NEWS230 Dilihat

Bekasi, Nasionalreviuw –  Langit Bekasi cerah, namun suasana di Lapangan Upacara Penutupan  TMMD ke 128 Kodim 0507/Bekasi, Kota Bekasi,  terasa haru dan khidmat. Hari ini bukan sekadar hari penutupan sebuah program militer, melainkan momen perayaan atas kembalinya harapan bagi ribuan warga.
Kamis,  (21/5/26.)

Letnan Jenderal TNI Mochamad Syafei Kasno, S.H., Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad), bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam penutupan resmi Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026. Dalam amanatnya, ia tidak hanya berbicara tentang angka dan beton, tetapi tentang “kehadiran negara” yang menyentuh hati rakyat paling bawah.

Dengan suara lantang namun penuh ketulusan, Danpusterad membuka sambutannya. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Bekasi yang telah menyelaraskan visi pembangunan melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp2,5 miliar.

“Kolaborasi ini adalah kunci utama. Ini memastikan bahwa kehadiran negara tidak hanya dirasakan dalam bentuk seragam, tetapi dalam infrastruktur yang nyata dan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan,” tegas Jenderal Bintang Tiga tersebut.

Ia juga memberikan penghargaan khusus kepada para prajurit Satgas, pemerintah daerah, mitra TNI AD, seluruh lapisan masyarakat, hingga insan media. Menurut Danpusterad, sinergi jurnalistik dan pengabdian TNI telah memperkuat narasi gotong royong yang menjadi jiwa dari TMMD.

Di balik angka-angka pencapaian fisik, ada cerita manusia yang menyentuh. Seperti Nurlaila, warga RT 03/RW 09, Kelurahan Jatirangga, yang rumahnya telah direhabilitasi total. Bagi Nurlaila, TMMD 128 mengubah hidupnya dari kecemasan setiap kali hujan turun, menjadi ketenangan saat beristirahat di rumah yang kini layak, aman, dan nyaman.

“Ini bukan sekadar bangunan, tapi ketenangan hidup bagi kami,” ujarnya, mewakili ratusan penerima manfaat lainnya.

Danpusterad menekankan bahwa program unggulan TMMD 128 di Bekasi telah menyentuh aspek fundamental kehidupan. Selama periode 22 April hingga 21 Mei 2026, Satgas berhasil menyelesaikan:
* Pengecoran jalan sepanjang 823,3 meter.
* Pembuatan drainase sepanjang 913 meter.
* Rehabilitasi 5 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
* Pembangunan 5 sumur air bersih dan 5 unit MCK (Mandi, Cuci, Kakus).

Namun, TMMD 128 tidak berhenti di situ. Aspek non-fisik seperti penanganan stunting melalui pembagian 200 paket sembako, penguatan ketahanan pangan dengan pengembangan lahan 500 meter, serta program penghijauan (“Bersatu dengan Alam”) telah memberikan dampak holistik bagi kesejahteraan warga.

Dalam penutup amanatnya, Danpusterad Mochamad Syafei Kasno menyampaikan pesan penting yang menggema di hati seluruh hadirin, termasuk Gubernur Jawa Barat, Dedy Mulyadi, dan unsur Muspika yang hadir.

“Semangat gotong royong ini jangan berhenti di sini. Mari kita pelihara, rawat, dan tumbuhkan. Tanamkan rasa memiliki yang mendalam. Pastikan sarana ini tidak hanya bermanfaat hari ini, tetapi juga dinikmati oleh generasi penerus di masa depan,” pesannya.

Ia menegaskan bahwa TMMD adalah manifestasi komitmen prajurit TNI untuk selalu menjadi solusi di tengah kesulitan rakyat. Dari wilayah terisolir hingga beranda terdepan perbatasan, TNI AD terus mendedikasikan diri demi kejayaan bangsa.

Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, Danpusterad secara resmi menutup TMMD Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026. Sorak-sorai warga dan tepuk tangan prajurit mengiringi momen bersejarah ini, menandai akhir dari sebuah perjalanan kolaborasi, dan awal dari kehidupan baru yang lebih layak bagi warga Bekasi. (Egi)