Bekasi, nasionalreview – Semangat efisiensi energi dan pengendalian mobilitas yang digaungkan pemerintah pusat kini menemukan wujud nyatanya di tingkat kecamatan.
Di Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, suasana pagi tampak berbeda dan penuh warna. Camat Zainal Abidin, bersama seluruh jajaran aparatur kecamatan, memilih meninggalkan kendaraan bermotor dan beralih mengayuh sepeda menuju kantor. Jumat (10/4/2026).
Aksi serentak ini merupakan respons cepat dan dukungan penuh terhadap program pemerintah “Sehari Tanpa BBM”. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen konkret dalam mengurangi konsumsi bahan bakar minyak, menekan emisi karbon, serta mendorong gaya hidup sehat di kalangan birokrat
Bukan sekadar imbauan, Camat Zainal Abidin memberikan contoh langsung (leading by example). Tampak ia tiba di halaman kantor Kecamatan Pondok Gede dengan wajah segar setelah mengayuh sepeda, disambut oleh staf dan pegawai lain yang juga datang dengan moda transportasi serupa.
Tidak ada mobil dinas berpelat merah yang mendominasi parkiran pagi itu; yang ada hanyalah deretan sepeda berbagai jenis yang menjadi simbol perubahan pola pikir.
“Program sehari tanpa BBM bukan hanya slogan di atas kertas. Kami di Kecamatan Pondok Gede membuktikannya dengan tindakan sederhana namun berdampak besar. Bersepeda ke kantor bukan hanya menghemat anggaran negara untuk BBM, tapi juga menyehatkan tubuh kami dan menjaga udara Bekasi tetap bersih,” ujar Zainal Abidin di sela kegiatan.
Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari para ASN di lingkungan Kecamatan Pondok Gede. Selain merasakan manfaat fisik berupa olahraga ringan sebelum memulai aktivitas kerja, mereka juga merasa bangga dapat berkontribusi langsung bagi kelestarian lingkungan.
Suasana keakraban terbangun di antara aparatur saat tiba di kantor. Tawa dan sapaan hangat menggantikan ketegangan lalu lintas pagi hari.
Energi positif ini diharapkan dapat menular kepada masyarakat sekitar, mengajak warga Pondok Gede dan Kota Bekasi pada umumnya untuk mulai mengurangi ketergantungan pada kendaraan bermotor, setidaknya satu hari dalam seminggu.
Langkah Camat Zainal Abidin ini selaras dengan arahan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, yang sebelumnya telah menginstruksikan penggunaan sepeda bagi ASN setiap hari Jumat.
Namun, semangat “Sehari Tanpa BBM” ini bisa diterapkan lebih fleksibel sebagai gerakan sukarela yang terus-menerus.
Dengan aksi nyata Kecamatan Pondok Gede membuktikan bahwa birokrasi mampu beradaptasi dan menjadi agen perubahan.
Dari ayuhan pedal sepeda para aparatur, terkirim pesan kuat bahwa menjaga bumi dimulai dari langkah kecil kita sendiri. Selamat untuk Camat Zainal Abidin dan jajaran Kecamatan Pondok Gede atas inisiatif luar biasa ini! (Egi)






