Camat Pondok Melati Serukan Persatuan PascaPemungutan Suara

MEGAPOLITAN, NEWS313 Dilihat

Bekasi, nasionalreview – Suasana pesta demokrasi yang berbeda terasa di Rukun Warga (RW) 01, Kelurahan Jatiwarna, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, pada pemilihan Ketua RW masa bakti 2026-2031. Mengusung dua pasangan calon, yaitu Nimah Adam (Paslon 01) dan Barudin (Paslon 02), panitia pemilihan menerapkan metode inovatif “door-to-door” atau menjemput bola untuk meningkatkan partisipasi warga. (Sabtu,23/5/26)

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap rendahnya kehadiran warga dalam sistem pemilihan konvensional berupa titik kumpul. Sigit, anggota Tim Trantib Kelurahan Jatiwarna yang bertugas mengawal proses tersebut, menjelaskan bahwa inovasi ini bertujuan memudahkan warga, khususnya lansia dan mereka yang memiliki keterbatasan fisik, untuk tetap menyalurkan hak suaranya.

“Selama ini warga mungkin sudah bosan dengan sistem lama. Dengan menjemput bola, antusiasme warga pagi ini sangat meriah. Ini adalah pertama kali di Kelurahan Jatiwarna kami menerapkan metode ini,” ujar Sigit.

 

Meski demikian, proses tidak berjalan tanpa hambatan. Tim panitia sempat menghadapi kendala teknis terkait Daftar Pemilih Tetap (DPT), di mana beberapa warga dihadang karena namanya tidak terdaftar, padahal pendataan DPT merupakan kewenangan RT setempat. Selain itu, masih adanya perbedaan pemahaman mengenai syarat domisili—sesuai Perwal Nomor 27 Tahun 2020 dan Juknis Nomor 149/445/Tapem/8/2020 yang mensyaratkan KTP, KK, serta bukti tinggal minimal 3 bulan di wilayah tersebut—menjadi tantangan yang harus diselesaikan secara kekeluargaan di tengah jalan. Beruntung, saksi dari kedua paslon menerima solusi tengah yang diambil oleh tim trantib demi kelancaran proses.

Camat Pondok Melati, Cecep Miftha, yang memantau langsung jalannya pemilihan, mengapresiasi semangat demokrasi warga meski cuaca sempat hujan. Ia menegaskan bahwa pemilihan ini harus menjadi sarana pemersatu, bukan pemecah belah.

“Alhamdulillah, semangat warga luar biasa. Panitia bergerak dari RT ke RT memastikan setiap suara tertampung. Saya berharap, siapa pun yang terpilih nanti adalah hasil suara rakyat yang sah. Yang menang harus merangkul, yang kalah harus legowo. Tidak ada perselisihan, yang ada hanyalah kekompakan untuk membangun RW 01 agar lebih kondusif dan maju,” tegas. (Egi)