Membangun Ekosistem Riset Berkelas Dunia: LPPM Unhan RI Luncurkan Strategi Kolaborasi Strategis”

MEGAPOLITAN, NEWS324 Dilihat

Jakarta, Nasionalreview  – Di tengah arus deras dinamika global yang ditandai dengan persaingan teknologi dan perubahan geopolitik yang kian kompleks, penelitian bukan lagi sekadar aktivitas akademik, melainkan instrumen strategis pertahanan negara. Menyadari hal tersebut, Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) mengambil langkah konkret melalui inisiatif terbaru dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Rabu  (17/6/26)

Sekretaris LPPM Unhan RI, Dr. Sri Murtiana, S.Sos., M.M., secara resmi mensosialisasikan Proyek Perubahan berjudul “Strategi Kolaborasi Riset Strategis melalui Penguatan Kapasitas SDM dalam Rancangan Program Penelitian di LPPM Universitas Pertahanan RI”. Langkah ini bukan hanya soal administrasi, melainkan sebuah terobosan untuk memastikan setiap butir penelitian di Unhan RI memiliki dampak nyata bagi ketahanan nasional.

Lebih dari Sekadar Pelatihan

Inisiatif ini merupakan buah dari pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Struktural bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Angkatan III Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN). Dengan metode blended learning yang menggabungkan pembelajaran klasikal di ASN Corporate University dan non-klasikal secara daring, proyek ini dirancang untuk menghasilkan pemimpin yang adaptif dan solutif.

Dr. Sri Murtiana menekankan bahwa latar belakang proyek ini lahir dari kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kualitas perencanaan riset. “Sebagai perguruan tinggi pertahanan, kita dituntut menghasilkan penelitian yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap perumusan kebijakan strategis nasional,” ujarnya dalam sesi sosialisasi di Jakarta.

Kolaborasi sebagai Kunci Utama

Inti dari proyek perubahan ini adalah pergeseran paradigma dari penelitian yang bersifat silo (terkotak-kotak) menuju ekosistem riset yang kolaboratif dan terintegrasi. Unhan RI berupaya membangun sinergi kuat antara peneliti internal, berbagai fakultas, hingga mitra strategis eksternal.

Dukungan penuh telah mengalir dari berbagai pemangku kepentingan kunci, menandakan adanya visi bersama untuk memperkuat inovasi nasional. Di antara para pendukung strategis tersebut adalah:
* Dr. Ir. Wiwiek Joelijani, M.T. dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang mewakili dukungan dalam fasilitasi riset daerah.

* Dr. Khairul Hidayati, S.Ant., M.Si., MIPR. dari Badan Gizi Nasional, yang membuka peluang kolaborasi lintas sektor kesehatan dan ketahanan pangan.

* Rakhmawati dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta perwakilan dari SKK Migas, yang menegaskan pentingnya riset energi untuk kedaulatan bangsa.

*Menuju, World Class Defense University*

Sosialisasi ini juga disertai dengan penguatan landasan hukum melalui Peraturan Rektor tentang Kolaborasi Riset Strategis. Regulasi ini menjadi kompas bagi tata kelola penelitian yang lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

Harapannya jelas: terbangunnya budaya riset yang kuat, di mana setiap temuan ilmiah dapat diterjemahkan menjadi evidence-based policy (kebijakan berbasis bukti). Hal ini sejalan dengan cita-cita besar Unhan RI untuk bertransformasi menjadi World Class Defense University—sebuah institusi pendidikan tinggi pertahanan berkelas dunia yang menjadi rujukan utama dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan strategi pertahanan Indonesia.

Dengan kolaborasi yang solid dan SDM peneliti yang mumpuni, Unhan RI siap menjawab tantangan zaman, memastikan bahwa setiap inovasi yang lahir dari kampus ini berkontribusi langsung pada kemandirian dan kejayaan bangsa. (Egi)