Pragosa Bag: Simbol Kemandirian Ekonomi dan Kreativitas Ibu-Ibu Persit Yonkav 7 Jakarta

Megapolitan, News147 Dilihat

Jakarta, nasionalreview – Semangat pemberdayaan perempuan dalam lingkungan TNI terus menunjukkan dinamika yang positif. Hal ini terbukti dengan lahirnya “Pragosa Bag”, sebuah merek tas rajut karya anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Ranting 2 Yonkav 7, Cabang XIII Brigkav 1, Kodam Jaya.

Produk ini bukan sekadar komoditas fashion, melainkan manifestasi nyata dari keinginan kuat para ibu prajurit untuk tumbuh, berkarya, dan mencapai kemandirian ekonomi di tengah tuntutan zaman.

Jejak perjalanan Pragosa Bag dimulai pada tahun 2024, di bawah kepemimpinan Ketua Persit Ranting 2 Yonkav 7 saat itu, Ny. Indah Hanung. Pada periode tersebut, arah gerakan organisasi tidak lagi hanya berfokus pada kegiatan rutin seremonial, melainkan diarahkan secara strategis menuju program-program produktif yang bernilai ekonomi. Visi ini menjadi pondasi awal yang kuat bagi terbentuknya unit usaha kreatif yang kini mulai dikenal luas.

Kini, estafet kepemimpinan telah beralih ke tangan Ny. Irma Wahyuansyah yang terus memacu akselerasi perkembangan Pragosa Bag. Di bawah nahkodanya yang baru, brand ini semakin matang dan siap menampilkan berbagai ide serta kreasi terbaru dalam ajang bergengsi “Pameran Persit Bisa Vol. 2”. Langkah ini menandakan komitmen berkelanjutan pengurus untuk menjaga momentum usaha yang telah dirintis sebelumnya agar semakin kompetitif di pasar.

Untuk memastikan kualitas dan keberlanjutan produk, Persit KCK Ranting 2 Yonkav 7 menggagas program pelatihan keterampilan intensif dengan menghadirkan pelatih profesional di bidangnya. Tujuannya adalah membekali para anggota dengan kemampuan teknis (hard skill) dalam menciptakan produk yang memiliki nilai jual tinggi.

Dari proses pembinaan inilah, bakat terpendam Ny. Astin, salah satu anggota, muncul ke permukaan dengan keahlian merajut yang luar biasa, menghasilkan tas dengan detail estetika dan kualitas yang memukau.

Produk Pragosa Bag sendiri dibuat menggunakan bahan rajut metallic pilihan yang menawarkan kilau elegan dengan variasi warna yang cantik dan menarik.

Hingga saat ini, produksi tas rajut ini telah mencapai sekitar 300 unit, sebuah capaian yang membanggakan bagi skala usaha berbasis komunitas. Setiap helai benang yang dirangkai mencerminkan ketelatenan dan kebanggaan para pembuatnya terhadap karya anak bangsa.

Guna memperluas jangkauan pasar dan mengenalkan produk kepada masyarakat luas di luar lingkungan internal TNI, Pragosa Bag juga merambah dunia digital. Pemasaran dilakukan secara aktif melalui media sosial Instagram dengan akun @pragosamarket.

Strategi digitalisasi ini diharapkan dapat membuka peluang penjualan yang lebih lebar, sekaligus menjadi sarana promosi efektif untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif ibu-ibu Persit kepada publik.

Keberadaan Pragosa Bag menjadi bukti bahwa sinergi antara kepemimpinan yang visioner, pelatihan yang terarah, dan semangat gotong royong mampu mengubah hobi menjadi aset ekonomi yang berharga. Dengan partisipasi dalam pameran nasional dan adaptasi teknologi pemasaran, Pragosa Bag diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi ranting Persit lainnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi nyata bagi kesejahteraan keluarga prajurit. (Egi)