Sebanyak 1.536 Bantuan Pangan Tersalur Tepat Sasaran

Megapolitan, News34 Dilihat

Bekasi, nasionalreview — Gelombang kepedulian sosial kembali menyapu Kelurahan Jati Murni, Kecamatan Pondok Melati, membuktikan bahwa semangat gotong royong masih menjadi napas utama kehidupan bermasyarakat.

Dalam program strategis yang mencakup periode dua bulan, yakni Maret dan April 2026, Pengurus Pemberdayaan Sosial Masyarakat (PSM) berkolaborasi erat dengan aparatur kelurahan dan warga setempat berhasil menyalurkan sebanyak 1.536 paket bantuan pangan.

Paket yang berisi beras dan minyak goreng ini didistribusikan secara bertahap hingga puncak kegiatan pada 25 hingga 27 April 2026, menghadirkan senyum lega di wajah ribuan keluarga penerima manfaat.

Lurah Jatimurni Moch Adhie Mengukapkan,  Kunci keberhasilan penyaluran bantuan dalam skala besar ini terletak pada sinergi yang solid antara organisasi sosial dan struktur pemerintahan tingkat dasar.

Pengurus PSM bertindak sebagai motor penggerak yang mengoordinasi sumber daya, sementara aparatur kelurahan memastikan data penerima akurat dan alur distribusi berjalan tertib.

Kerja sama ini menciptakan mekanisme yang transparan dan akuntabel, sehingga setiap butir beras dan liter minyak goreng benar-benar sampai ke tangan mereka yang paling membutuhkan tanpa ada kebocoran atau ketimpangan di lapangan. Imbuhnya.

Antusiasme warga terlihat memuncak saat hari-hari penyaluran berlangsung. Sejak pagi buta, antrean warga sudah terbentuk rapi di titik-titik distribusi yang telah ditentukan.

Tidak ada kesan kekacauan; sebaliknya, suasana penuh kekeluargaan terjalin erat di mana warga saling menyapa dan membantu satu sama lain.

Bagi banyak ibu rumah tangga dan kepala keluarga di Jati Murni, kedatangan paket sembako untuk konsumsi dua bulan ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan sebuah pesan moral bahwa mereka diperhatikan dan tidak ditinggalkan oleh lingkungan sosialnya di tengah tantangan ekonomi yang dinamis.

Salah satu pengurus PSM mengungkapkan bahwa tujuan utama dari inisiatif ini adalah membangun ketahanan pangan berbasis komunitas.

“Kami ingin memastikan bahwa selama Maret dan April ini, tidak ada lagi kerisauan di dapur-dapur warga mengenai ketersediaan beras dan minyak goreng. Senyum yang kami lihat hari ini adalah indikator terbesar bahwa program ini tepat sasaran dan memberikan dampak nyata,” ujarnya

di sela kegiatan. Pernyataan ini dikuatkan oleh respons positif warga yang merasa terbantu karena dapat mengalokasikan anggaran rumah tangga untuk kebutuhan lain yang tak kalah penting.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan di akhir April 2026, tersalurnya 1.536 paket bantuan ini meninggalkan jejak mendalam bagi ekosistem sosial di Kecamatan Pondok Melati.

Program ini tidak hanya menyelesaikan masalah sesaat, tetapi juga memperkuat modal sosial berupa kepercayaan dan solidaritas antarwarga.

Keberhasilan sinergi antara PSM, aparatur kelurahan, dan masyarakat Jati Murni ini diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi wilayah lain, menunjukkan bahwa ketika semua pihak bergandengan tangan, beban seberat apapun dapat dipikul bersama dengan lebih ringan dan penuh harapan. (Egi)