Bekasi, Nasionalreview – April 2026 – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang kembali melanda kawasan kota Bekasi pada Minggu (12/4/2026) sore. Insiden kali ini menimpa sebuah papan reklame besar di Jalan Alternatif Cibubur, tepatnya di area penampang jalan depan Jetrum Plaza. Robohnya struktur iklan tersebut berpotensi memicu bahaya sekunder berupa sengatan listrik akibat kabel yang terputus.
Menyadari tingginya risiko kecelakaan dan korsleting listrik, Unit Pelaksana Daerah (UPD) terkait langsung berkoordinasi dengan Babinsa Kelurahan Jatikarya, Serka Sunarto, serta jajaran Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kecamatan Jatisampurna. Tim gabungan ini bergerak cepat mengamankan lokasi kejadian sesaat setelah reklame tumbang menutupi sebagian badan jalan.
“Tindakan paling krusial saat itu adalah memastikan tidak ada aliran listrik yang mengalir ke rangka reklame yang roboh, mengingat kondisi jalan yang basah dan ramai pengendara,” jelas Serka Sunarto di lokasi.
Bersama petugas teknis dari UPD, PJU Yoga dan Babinsa dan Pol PP segera mengidentifikasi sumber kabel listrik yang menempel pada reklame tersebut. Dengan sigap, mereka memutuskan aliran listrik (gardu lokal atau kabel feeder terkait) untuk mencegah adanya korban jiwa akibat tersengat listrik sebelum proses evakuasi fisik dilakukan. Langkah cepat ini berhasil meminimalisir kepanikan warga dan pengguna jalan.
Pendi, salah satu saksi mata yang sempat
menuturkan bahwa cuaca berubah sangat drastis dalam hitungan menit. “Tiba-tiba anginnya sangat kencang, lalu terdengar suara gemuruh. Begitu melihat reklame jatuh, saya khawatir ada kabel yang putus dan menyambar aspal yang basah. Untungnya pak Babinsa dan petugas UPD sudah ada di sana dan langsung memutus listriknya,” ujarnya.
Hingga malam hari, arus lalu lintas di Jalan Alternatif Cibubur masih mengalami pengalihan. Petugas gabungan tetap berjaga di lokasi sambil menunggu kedatangan alat berat untuk mengangkat puing reklame. Warga diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintas di area tersebut dan menghindari berhenti di bawah struktur reklame atau pohon besar saat cuaca buruk.
Kasus ini menjadi peringatan penting bagi pengelola reklame untuk melakukan audit keamanan struktur secara berkala, terutama menghadapi musim pancaroba, serta pentingnya koordinasi cepat antara dinas teknis, TNI, dan Satpol PP dalam penanganan bencana alam skala mikro.
(Egii)







