Wujud Pengabdian Sosial, YASFI Gelar Khitanan Massal Gratis 

MEGAPOLITAN272 Dilihat

Bekasi, Nasionalreview – Yayasan Fisabilillah (YASFI) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian masyarakat melalui pelaksanaan khitanan massal gratis yang digelar pada Minggu (28/6/2026). Kegiatan yang bertempat di SDIT Yasfi  Bekasi, ini diikuti oleh 65 anak dari kalangan tidak mampu atau dhuafa.

Ketua Yayasan Fisabilillah, Ustadz H. Solahudin Malik, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang akan terus dilaksanakan sebagai bentuk nyata kehadiran yayasan di tengah masyarakat. Menurutnya, program ini sejalan dengan salah satu dari empat pilar utama YASFI, yaitu ranah sosial, selain pendidikan, dakwah, dan ekonomi.

“Ini tahun kedua pelaksanaan sunatan massal di YASPI. Ke depan akan tiap tahun kita laksanakan sebagai bentuk pengabdian masyarakat biar kemudian YASFI terasa lebih memiliki manfaat dan terasa di masyarakat,” ujar Solahudin dalam sambutannya di teras masjid SDIT Yasfi

 

Solahudin menjelaskan bahwa kuota peserta tahun ini dibatasi untuk 65 anak kaum dhuafa. Namun, antusiasme masyarakat sangat tinggi sehingga terdapat daftar tunggu (waiting list) sebanyak tujuh hingga delapan anak. Ia menyebutkan kemungkinan penambahan peserta masih terbuka jika terkonfirmasi adanya ketidakhadiran dari peserta terdaftar.

Acara pembukaan secara teknis dilakukan oleh KH Rahmad Natif, sementara kehadiran Wakil Walikota Bekasi masih ditunggu untuk membuka acara secara resmi. Dalam kesempatan tersebut, Solahudin juga menyampaikan apresiasi kepada orang tua yang telah mempercayakan putra-putranya untuk dikhitan di fasilitas yayasan.

“Ucapan terima kasih kepada orang tua yang mempercayakan anaknya di sini. Mudah-mudahan punya manfaat yang besar buat mereka sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah dan sama-sama berbagi,” katanya.

Dalam aspek operasional medis, YASFI berkolaborasi dengan lembaga kesehatan Islam MERCY (Medical Emergency Rescue Committee). Sebanyak empat dokter dari MERCY diterjunkan untuk menangani prosedur khitan, dengan masing-masing dokter menangani enam hingga tujuh anak. Kolaborasi ini memungkinkan efisiensi biaya hingga setengah harga, sementara pendanaan utama tetap didukung oleh PT Bank Negara Indonesia (BNI) dan donasi masyarakat.

“MERCY itu lembaga kesehatan Islam yang dibentuk untuk proses pengabdian masyarakat. Dokter-dokter mereka banyak dikirim ke luar negeri, seperti ke Palestina, untuk membantu masyarakat muslim. Alhamdulillah mereka membantu proses khitan di sini dengan harga khusus,” jelas Solahudin.

Selain layanan khitan gratis, para peserta juga menerima santunan berupa bingkisan dan kain sarung. Solahudin berharap program ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah kondisi keuangan yang masih menantang, sekaligus mencetak kader-kader Islam masa depan.

“Harapannya pertama membantu meringankan pembiayaan khitanan secara ekonomi. Kedua, muncul kader-kader Islam dari sini yang bisa berjuang ke depannya. Ini bagian dari program sosial YASFI yang sebelumnya juga pernah menggelar pengobatan gratis, buka bersama lintas agama, dan santunan yatim,” tambahnya.

Panitia pelaksana kegiatan ini melibatkan Hafif, Ida Hanida, dan Wisnu yang memastikan kelancaran acara dari tahap persiapan hingga pelaksanaan di kelas-kelas yang telah disediakan di SDIT Yasfi.

(Egi)