Brimob Xtreme 2026 Ditutup, 475 Penembak Unjuk Presisi di Panggung Internasional

Megapolitan, News153 Dilihat

Depok, Nasionalreview — Kejuaraan menembak internasional Brimob Xtreme 2026 resmi ditutup oleh Ramdani Hidayat pada Minggu (12/4/2026) di Lapangan Tembak Presisi Hoegeng Iman Santoso.

Ajang yang berlangsung selama enam hari, sejak 7 hingga 12 April, itu menjadi panggung kompetitif bagi ratusan atlet menembak dari dalam dan luar negeri.


Diselenggarakan oleh Korps Brimob Polri dalam rangka peringatan HUT ke-81, kejuaraan ini mengusung tema “Legacy of Valor, Precision for the Extreme”. Tema tersebut menegaskan semangat keberanian, ketelitian, dan profesionalisme dalam menghadapi berbagai situasi ekstrem di lapangan.


Kompetisi mempertandingkan sejumlah nomor bergengsi, termasuk divisi International Practical Shooting Confederation (IPSC) Handgun Level III dan PCC Optic Level II. Peserta berasal dari kalangan TNI, Polri, hingga masyarakat sipil, serta penembak internasional dari Malaysia, China, dan Korea Selatan.


Antusiasme tinggi tercermin dari keikutsertaan 475 penembak yang berlaga di 20 stage menantang berstandar internasional. Setiap peserta diuji tidak hanya dalam kecepatan dan akurasi, tetapi juga ketangkasan, kekuatan fisik, serta ketahanan mental.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Selain menjadi ajang adu kemampuan, kompetisi ini juga berfungsi sebagai sarana pembinaan karakter, peningkatan disiplin, dan penanaman nilai sportivitas.


Keberhasilan penyelenggaraan Brimob Xtreme 2026 memperkuat citra Korbrimob sebagai institusi yang profesional, modern, dan berdaya saing global. Ajang ini juga menjadi ruang strategis untuk mempererat sinergi antara aparat keamanan, atlet, dan masyarakat, sekaligus mendorong prestasi olahraga menembak Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan berakhirnya kejuaraan, semangat kompetisi dan solidaritas yang terbangun diharapkan terus berlanjut sebagai inspirasi bagi pengembangan olahraga menembak ke depan.


Daftar Juara (ringkas):
Sejumlah nama menonjol dalam berbagai divisi, di antaranya Ciciota Surbakti (Handgun Revolver), Daniel Lee (Handgun Classic), Vincentius Djajadiningrat (Handgun Production), hingga Nico Santoso (Handgun Open). Sementara di kategori internasional, penembak Malaysia seperti Missy Binti Jaafar dan Fitri Rahman turut mencatatkan prestasi (Egi) membanggakan.