Haus Akan Ilmu, Tokoh Inspiratif Dr. Taufiq Supriadi, S.H Kembali Raih Gelar Sarjana dari UT

Tangerang Selatan, nasionalreview – Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2025, Universitas Terbuka (UT) kembali menorehkan kebanggaan melalui sosok inspiratif Dr. Taufiq Supriadi, S.H, dosen bersertifikat nasional berpangkat Lektor (IV/b) dan pejabat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI), yang resmi diwisuda sebagai Sarjana Hukum Fakultas Hukum, Sosial, dan Ilmu Politik Universitas Terbuka.

“Momentum itu menjadi simbol bahwa semangat pemuda untuk terus belajar dan bersatu membangun bangsa tidak mengenal usia maupun jabatan,”
ujar Taufiq kepada wartawan di sela wisuda di Universitas Terbuka, Pondok Cabe, Tangerang Selatan (28/10/2025).

Dia mengakui, ada pengalaman unik kuliah di Fakultas Hukum UT. “Kebetulan saya juga bekerja di bidang hukum. Nah, baru kali ini mempelajari hukum sebenarnya,” tukasnya.

“Alhamdulillah, saya membuktikan dari belajar hukum di UT. Dari lorong sempit saya aplikasikan dan sampai terdengar di Tiongkok.”

Diungkapkannya, dari pelajaran hukum di UT, membuktikan inisiatif lokal bisa berguna untuk inisiatif global.

“Sistem pembelajaran pun openly. Dari mana pun, kapan pun, dengan berbagai pilihan. Dan kami bersyukur semua itu bisa kita lewati. Dan bisa diwisuda pada hari ini,” cetus Taufiq.

Ketika disinggung adanya anggapan bahwa kuliah di UT susah lulus dan sulit nilai, dia menyatakan anggapan itu tidak benar.

“Tidak benar itu. Sulit lulus atau sulit nilai itu subyektif, jadi tergantung orangnya. Jadi kalau sulit lulus tidak juga. Sulit nilai, makanya modul harus dibaca. Jadi nggak benar kalau UT sulit lulus dan sulit nilai,” terang Taufiq.

“Sepanjang kita baca, seperti kata Rasulullah dan doanya saat belajar, Intinya kita harus baca. Kalau nggak baca bagaimana mau dapat nilai bagus.”

UT Gerbang Akses Ilmu untuk Semua

Sementara, Rektor Universitas Terbuka
Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si,
menyampaikan apresiasi khusus kepada wisudawan inspiratif Dr. Taufiq Supriadi, S.H, sekaligus menegaskan makna historis wisuda yang berlangsung pada Hari Sumpah Pemuda.

UT, sambungnya, memberi kesempatan bagi siapa pun untuk terus belajar tanpa batas ruang dan waktu. “Saya bisa bekerja, mengajar, dan tetap menuntut ilmu hukum dengan penuh makna,” tukasnya.

“Kami bangga memiliki mahasiswa seperti Dr. Taufiq Supriadi, S.H., yang mampu berbuat untuk bangsa dari tatanan terbawah. Perannya sebagai Mahasiswa UT yang juga Ketua RT serta berinovasi di lingkungan yang ia ciptakan bahkan mendapat apresiasi dari mancanegara seperti Tiongkok dan Amerika. Tepat di Hari Sumpah Pemuda ini,” tandasnya.

Semangatnya, lanjutnya, mencerminkan ikrar persatuan dan pengabdian nyata bagi bumi dan Indonesia. Menurutnya, Taufiq Supriadi adalah wujud nyata Open Learning, Open Impact.

Diuraikannya, semangat tersebut sejalan dengan nilai UT sebagai kampus yang membuka akses pendidikan tinggi bagi semua kalangan dari profesional hingga pelaku perubahan sosial di tingkat akar rumput.

Akademisi, Inovator, dan Ketua RT yang Mendunia

Di luar kampus, Dr. Taufiq dikenal sebagai Ketua RT 008 RW 004 Malaka Jaya, Jakarta Timur, yang berinovasi mengubah lingkungan padat penduduk menjadi pusat inovasi hijau dan pemberdayaan ekonomi warga.

Dia menggagas Inovasi Pusat Percontohan Pencegah Krisis Planet kolaborasi urban farming, kolam lele U-Ditch, panel surya komunitas, dan sistem digital RTOnline.

Inovasi ini membuatnya menerima dua undangan internasional ke Tiongkok (Guangzhou dan Beijing), tampil dalam wawancara CCTV China, serta memperoleh apresiasi dari Duta Besar RI di Beijing.

“Saya rasa berpikir kritis dan melahirkan inovasi akan membuat kita menjadi bangsa yang besar.
Dengan pemikiran sederhana memberdayakan lingkungan sekitar hingga menciptakan ekonomi baru di wilayah kita turut membantu pemerintah pusat,” tegasnya.

Yang paling penting, urainya, inovasi berbasis pemberdayaan lingkungan memungkinkan mengumpulkan data masyarakat yang real.

Menurutnya, tidak ada segmentasi di lingkungan RT8; semua bersatu dan menambah satu ikrar baru ‘Menjaga Bumi’, melanjutkan semangat Sumpah Pemuda.

Profil Singkat

Nama:
Dr. Taufiq Supriadi, S.E., S.H., M.T., Ak.

Jabatan:
Kepala Sekretariat DJPKN I BPK RI; Dosen Tetap STPI (Lektor,
Bersertifikat Dosen Nasional)

Prestasi:
– Penghargaan International Board of Standards 2024 (USA, 2025)
-Rekor MURI “RT Pertama dengan Kolam Gizi Warga” 2024
– Nominator Kalpataru tingkat Nasional 2024
– Penghargaan Menteri Keuangan
– Dua undangan internasional 2025 (CCTV China & KBRI Beijing)

Filosofi:

RT adalah miniatur negara. Jika di tingkat RT tertib, mandiri, dan berdaya, maka Indonesia akan jaya

(Wn)