Ditemukan! 209 Personel TNI AD Segera Evakuasi Heli Jatuh di Sekadau

Nasional, News141 Dilihat

Kubu Raya, Nasionalreview – Operasi pencarian dan evakuasi helikopter Airbus H130 dengan nomor registrasi PK-CFX yang jatuh di kawasan hutan Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, akhirnya membuahkan hasil. Tim gabungan yang dipimpin TNI AD berhasil menemukan titik lokasi kecelakaan pada Kamis (16/4/2026) malam, namundengan kabar duka.

Berdasarkan konfirmasi terkini dari lapangan, seluruh orang yang berada di dalam helikopter dinyatakan meninggal dunia. Kasat Reskrim Polres Sekadau, Iptu Zainal Abidin, yang terlibat langsung dalam operasi pencarian, mengungkapkan bahwa tim telah menemukan delapan korban jiwa di lokasi kejadian.

“Total delapan penumpang sudah ditemukan, semuanya dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Iptu Zainal di lokasi, Kamis malam.

Helikopter tersebut diketahui mengangkut dua kru dan enam penumpang dalam penerbangan dari Kabupaten Melawi menuju Kubu Raya sebelum hilang kontak di wilayah Kecamatan Nanga Taman.

Menanggapi temuan ini, Asops Kasdam XII/Tanjungpura, Kolonel Inf Ahmad Daud Harahap, segera menginstruksikan perubahan fokus misi dari pencarian menjadi evakuasi korban dan bangkai helikopter. Sebanyak 209 personel yang sebelumnya dikerahkan, termasuk unsur dari Kodim 1204/Sanggau, Yonif TP 833/Bumi Daranante, dan Yonif 642/Kapuas, kini berkonsentrasi mengamankan lokasi dan menyiapkan proses pengangkatan.

“Mengingat kondisi medan yang sangat terjal dan cuaca yang masih belum bersahabat, proses evakuasi korban akan dilakukan secara hati-hati dan dijadwalkan dimulai pada Jumat pagi (17/4/2026) pertama kali,” jelas Kolonel Ahmad Daud.

Danrem 121/Alambhana Wanawai, Brigjen TNI Purnomosidi, yang memimpin langsung operasi di lapangan, memastikan bahwa prioritas utama saat ini adalah memperlakukan jenazah dengan layak serta membawa mereka keluar dari hutan secepatnya untuk diserahkan kepada pihak keluarga dan authorities terkait.

Keterlibatan massif TNI AD ini menunjukkan komitmen nyata dalam setiap misi kemanusiaan, bahkan di tengah tantangan medan paling ekstrem sekalipun. Proses evakuasi diperkirakan akan berlangsung sepanjang hari Jumat mengingat sulitnya akses darat ke titik koordinat jatuhnya helikopter tersebut. (Egi)