Birokrasi Dikocok Ulang, Wali Kota Bekasi Rotasi 44 Pejabat dan Lantik 17 Kapus

Megapolitan, News180 Dilihat

Kota Bekasi, Nasionalreview — Wali Kota Bekasi Tri Adhianto melakukan pengambilan sumpah jabatan serta rotasi dan mutasi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, Jumat (6/2/2026). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari penyegaran birokrasi sekaligus pengisian sejumlah jabatan yang kosong.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 44 pejabat struktural Eselon III dan IV menjalani rotasi dan mutasi jabatan. Selain itu, Pemerintah Kota Bekasi juga melantik serta melakukan alih tugas terhadap 17 Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas di Kota Bekasi guna memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Tri Adhianto menyampaikan bahwa rotasi dan mutasi merupakan bagian dari manajemen organisasi yang dilaksanakan secara terencana dan profesional. Pengisian jabatan dilakukan baik di tingkat perangkat daerah maupun kewilayahan, termasuk sektor pelayanan kesehatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Rotasi dan mutasi ini dilakukan untuk mengisi jabatan yang kosong sekaligus memastikan roda organisasi tetap berjalan dengan baik, termasuk di tingkat puskesmas yang memiliki peran strategis dalam pelayanan kesehatan masyarakat,” kata Tri Adhianto.

Ia menambahkan, pelantikan kepala UPTD puskesmas dilakukan secara bersamaan untuk menghindari kekosongan kepemimpinan yang berpotensi menghambat pelayanan publik. Menurutnya, keberadaan pimpinan definitif sangat penting dalam menjaga mutu layanan kesehatan di setiap wilayah.

Selain sebagai upaya penyegaran organisasi, Tri menegaskan bahwa rotasi dan mutasi juga menjadi bagian dari pembinaan karier ASN melalui penerapan sistem merit. Pemerintah Kota Bekasi, kata dia, memberikan kesempatan promosi kepada aparatur yang memiliki kompetensi, prestasi, serta kinerja yang terukur.

“Kami ingin memberi ruang kepada ASN yang berprestasi dan memiliki uji kompetensi yang baik untuk naik jabatan. Prestasi dan kinerja harus menjadi dasar utama dalam pengembangan karier,” ujarnya.

Ia berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab barunya serta bekerja dengan integritas, profesionalisme, dan orientasi pelayanan publik. (Egi)