dr. Shelly: Heritage Medical Bekasi Siap Atasi Berbagai Masalah Kulit

Megapolitan, News138 Dilihat

Bekasi, nasionalreview – Masalah kulit kering dan kusam menjadi keluhan yang paling sering muncul selama bulan Ramadan.

Hak ini ditegaskan Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika (DVE), dr. Shelly Levenia Sambodo.

“Hal ini disebabkan oleh berkurangnya asupan cairan (hidrasi) saat berpuasa yang diperparah dengan aktivitas fisik sehari-hari,” ujarnya kepada wartawan di tempat prakteknya Heritage Medical, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat (13/3/2026)

Shelly menambahkan, untuk mengatasi masalah tersebut, dia membagikan beberapa langkah preventif yang dapat dilakukan masyarakat agar kulit tetap sehat selama menjalankan ibadah puasa

Menurutnya, pertama pola minum 2-4-2. memastikan asupan air putih yang cukup saat sahur, berbuka, dan sebelum tidur.

Kedua, konsumsi nutrisi. Memperbanyak konsumsi sayur dan buah-buahan saat waktu makan tiba.

Dan ketiga adalah penggunaan pelembap. Mengoleskan pelembap atau hand body segera setelah mandi, baik bagi laki-laki maupun perempuan. Disarankan memilih pelembap yang tidak mengandung pewangi dan bersifat hipoalergenik.

Dr. Shelly memberikan catatan khusus mengenai kebiasaan mandi. Ia menyarankan masyarakat untuk menghindari penggunaan sabun antiseptik selama kulit terasa kering.

“Sabun antiseptik justru membuat kulit makin kering dan mengganggu keseimbangan mikroba normal di kulit. Bakteri baik bisa ikut mati,” tukasnya.

Ia pun merekomendasikan penggunaan sabun yang lembut, seperti sabun bayi atau sabun susu kambing yang memberikan efek “licin” setelah dibilas, karena itu pertanda adanya kandungan pelembap.

Siap Layani Keluhan tentang Kulit

Di tempat prakteknya, Heritage Medical Bekasi, dr. Shelly siap melayani keluhan kulit yang dialami masyarakat.

Dikatakannya, sebelum berobat, dia siap melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan calon pasiennya terkait penyakit kulit yang dialaminya.

“Artinya, kita beri kemudahan kepada mereka (calon pasien) untuk mengetahui lebih jauh terkait penyakit yang dideritanya,” urainya.

Setelah diketahui lebih jauh, sambung dr. Shelly, terkait penyakit tersebut, barulah dilakukan tindakan dengan pengobatan di Heritage Medical.

Perubahan Nonmeklatur

Dalam kesempatan tersebut, dr. Shelly juga menjelaskan mengenai perubahan nomenklatur gelar spesialisasi yang sebelumnya dikenal sebagai Spesialis Kulit dan Kelamin (Sp.KK) kini menjadi Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika (Sp.DVE).

Meski namanya berubah sesuai regulasi pemerintah, ruang lingkup kerjanya tetap mencakup tiga bidang utama. Yaitu: dermatologi, venereologi, dan estetika.

Dermatologi adalah penanganan penyakit kulit umum, alergi, infeksi (jamur, bakteri, virus, parasit seperti skabies), hingga tumor bedah kulit.

Venereologi adalah penanganan penyakit menular seksual seperti gonore, sifilis, dan kutil kelamin. Dan estetika adalah mengatasi masalah kecantikan seperti kerutan, jerawat, flek, serta prosedur injectable seperti botox, filler, thread lift, dan laser. (Wn)