Imlek Jadi Momentum Silaturahmi Warga Lintas Agama di Pondok Gede

Megapolitan, News159 Dilihat

Bekasi , Nasionalreview — Perayaan Tahun Baru Imlek di lingkungan Wihara Tridarma Pondok Gede berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Warga lintas agama turut meramaikan tradisi kumpul keluarga yang sudah berlangsung puluhan tahun di kawasan rumah Tinggal Sekretaris Majelis Wihara, Lilawati SH Selasa (17/2/26)

Lilawati SH, mengatakan malam pergantian tahun lebih banyak diisi kegiatan keluarga di rumah masing-masing. Tradisi dimulai dari makan bersama, sembahyang, pertunjukan barongsai, hingga penyalaan kembang api tepat pukul 00.00.

Ia menjelaskan, persembahyangan di wihara biasanya tidak terlalu padat pada hari H Imlek karena umat Tionghoa memilih berkumpul dengan keluarga. Kegiatan ibadah bersama baru ramai beberapa hari setelahnya hingga menjelang Cap Go Meh.

Menurut Lilawati, suasana Imlek kini jauh berbeda dibanding masa lalu. Jika dulu warga keturunan Tionghoa cenderung merayakan secara tertutup, sekarang perayaan berlangsung terbuka dan dihadiri banyak tetangga dari berbagai latar belakang.

“Sekarang bukan hanya umat Tionghoa yang datang, warga sekitar juga ikut bersilaturahmi. Bahkan keluarga yang berbeda keyakinan tetap hadir untuk merayakan kebersamaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, keluarga menyiapkan hidangan sederhana seperti bakso dan siomay bagi tamu yang datang hingga dini hari. Tradisi tersebut membuat lingkungan sekitar merasa memiliki perayaan yang sama. Selain sembahyang bersama, tahun ini wihara juga menampilkan hiburan budaya gambang kromong yang dimainkan remaja dan anak-anak sekolah minggu. Kegiatan itu sekaligus menjadi upaya mengenalkan budaya kepada generasi muda. (Egi)