Pelindo Terminal Petikemas Ambon Salurkan Program TJSL di Awal 2026

Nasional, News198 Dilihat

Ambon, Nasionalreview – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Terminal Petikemas (TPK) Ambon menyalurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional Pelabuhan Petikemas Ambon pada awal 2026. Program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan secara berkelanjutan.

Bantuan TJSL yang disalurkan meliputi 100 paket sembako, santunan, bantuan pendidikan, serta dukungan pembangunan rumah ibadah. Penyaluran paket sembako dilakukan di Desa Kudamati, Kota Ambon, dengan jumlah sebanyak 100 paket yang diperuntukkan bagi warga yang membutuhkan.

Selain itu, santunan disalurkan kepada Yayasan Rumah Layanan Berkat Ambon. Bantuan pembangunan rumah ibadah diberikan kepada Masjid Nurul Huda di Desa Jalan Baru, Kota Ambon, sementara bantuan pendidikan disalurkan kepada Yayasan Cendekia Ambon sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Terminal Head TPK Ambon Yandi Sofyan Hadi mengatakan program TJSL merupakan wujud tanggung jawab sosial perusahaan yang dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan. Menurutnya, keberadaan pelabuhan tidak hanya berperan dalam mendukung aktivitas logistik dan perekonomian daerah, tetapi juga harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.

“Program TJSL yang rutin kami laksanakan antara lain santunan anak yatim, bantuan pendidikan, bantuan sembako, dukungan rumah ibadah, serta berbagai program sosial lainnya sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat,” kata Yandi.

Ia menjelaskan bahwa dalam pelaksanaannya, program TJSL TPK Ambon disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat serta mengedepankan prinsip keberlanjutan. Perusahaan juga terus berupaya membangun kolaborasi dengan berbagai pihak agar manfaat program dapat dirasakan secara luas.

Selain bantuan sosial, TPK Ambon juga menjalankan program pemberdayaan masyarakat pesisir melalui pengembangan usaha budidaya lobster di Desa Poka. Program tersebut merupakan hasil sinergi antara Pelindo Terminal Petikemas Ambon dengan BPPSDMKP, BPPP Ambon, serta Mutiara Pelindo.

“Bantuan yang disalurkan dalam program pemberdayaan tersebut meliputi sarana dan prasarana budidaya, penyediaan benih lobster, serta pelatihan bagi kelompok nelayan dan perempuan pesisir,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RT/RW 004/08 Desa Kudamati Karel Leatemia menyampaikan apresiasi atas bantuan sembako yang diberikan oleh Pelindo Terminal Petikemas Ambon.

Ia mengatakan bantuan tersebut sangat membantu warga, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar di awal tahun.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pelindo Terminal Petikemas Ambon. Bantuan sembako ini sangat bermanfaat bagi warga kami yang membutuhkan. Semoga Pelindo terus berkembang dan konsisten membantu masyarakat,” katanya.

Apresiasi juga disampaikan Ketua Yayasan Rumah Layanan Berkat Ambon Theofilus Matrutty. Ia menilai program TJSL Pelindo memberikan dampak nyata bagi masyarakat penerima manfaat.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan masyarakat yang dilayani. Meski tidak harus dilihat dari besar kecilnya, perhatian dan kepedulian seperti ini memberikan dampak positif dan menjadi berkat bagi yang membutuhkan,” ujar Theofilus.

Pelindo Terminal Petikemas Ambon menegaskan akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah serta para pemangku kepentingan melalui pelaksanaan program TJSL yang berdampak pada aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. Langkah tersebut sejalan dengan visi Pelindo Group dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional serta memperkuat sektor maritim, khususnya di kawasan timur Indonesia. (Red)