Tiga Kecamatan Gelar Musrenbang 2026 untuk Penyusunan RKPD 2027

Megapolitan, News199 Dilihat

Kota Bekasi, Nasionalreview — Tiga kecamatan di Kota Bekasi, yakni Kecamatan Jatisampurna, Pondok Melati, dan Jatiasih, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan tersebut berlangsung tertib dan lancar dengan melibatkan unsur perangkat daerah, DPRD, serta perwakilan masyarakat.yang dilaksanakan di aula masjid Al barokah perum Kranggan permai  Kamis (5/2/26)

Camat Jatisampurna, Nata Wirya, menyampaikan bahwa Musrenbang ini merupakan tindak lanjut dari Musrenbang tingkat kelurahan yang telah dilaksanakan pada 9 Januari 2025. Dari hasil penjaringan aspirasi tersebut, Kecamatan Jatisampurna mengusulkan sebanyak 462 kegiatan pembangunan dengan total nilai anggaran mencapai Rp225,87 miliar. Usulan tersebut diharapkan dapat menjadi perhatian dan prioritas pada pembahasan di tingkat kota.

Menurut Nata, sektor infrastruktur masih menjadi kebutuhan paling mendesak di wilayahnya, khususnya perbaikan jalan dan saluran air. Ia menyoroti masih terjadinya genangan air di sejumlah titik, terutama di Jalan Raya Kranggan menuju kawasan Plaza Cibubur saat hujan deras berdurasi lama. Meski genangan tersebut biasanya surut dalam waktu satu hingga dua jam, pihak kecamatan tetap mengusulkan penanganan permanen agar masalah tersebut tidak terus berulang.

Selain infrastruktur jalan dan drainase, persoalan keterbatasan lahan parkir RSUD Jatisampurna juga menjadi prioritas utama. Saat ini, kapasitas parkir dinilai sudah tidak memadai dan kerap meluber hingga area kantor kecamatan. Kondisi tersebut dikhawatirkan semakin memburuk seiring rencana peningkatan status RSUD dari tipe D ke tipe C yang akan menambah jumlah tempat tidur dan layanan pasien.

Isu strategis lainnya yang turut diusulkan adalah penyediaan Tempat Penampungan Sementara (TPS) sampah. Meski bank sampah telah tersedia di hampir setiap RW, Nata mengakui masih maraknya pembuangan sampah liar di sejumlah titik. Keberadaan TPS dinilai penting sebagai solusi sementara guna menekan timbunan sampah di lingkungan permukiman maupun jalan umum.

Musrenbang tersebut turut dihadiri lima anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang meliputi Kecamatan Jatisampurna, Pondok Melati, dan Jatiasih. Nata berharap setidaknya 50 persen dari total usulan yang diajukan dapat diakomodasi dalam RKPD 2027. “Harapan tentu boleh, mudah-mudahan apa yang menjadi kebutuhan paling mendesak masyarakat bisa direalisasikan,

( Egi)